
1.
Takut.
Makna taqwa yang pertama yaitu takut, pengertian takut ini meliputi dua perkara,
yaitu:
a.
Takut kepada Allah, atau kepada adzab Allah seperti
dalam ungkapan yaitu “Ittaqulloha
Haqqo Tuqootihi Wa La Tamuutuna Ila Wa Antum Muslimuun”.
b.
Takut kepada Neraka, atau hari pembalasan. Seperti
dalam ungkapan yaitu “Ittaqunnaar!”
2.
Taat dalam beribadah
Makna taqwa yang kedua yaitu taat dalam
beribadah, maksudnya adalah dalam beribadah
itu tidak boleh ditawar – tawar prinsipnya
“ sami’na wa ‘Ato’na. Seperti dalam
surat.... “ ‘Ati’ulloha Haqqo Tuqootih”
3.
Membersihkan hati dalam dosa dan maksiat
Makna taqwa yang ketiga yaitu membersihkan hati
dalam dosa, baik dosa-dosa kecil maupun dosa-dosa besar. Terlebih lagi tidak
melakukan dosa yang sangat besar yakni dosa yang tidak akan diampuni Allah SWT
yaitu Syirik (menyekutukan Allah SWT).
Taqwa itu seperti melewati jalan yang penuh duri, namun kita harus menjalani ssampai tujuan akhir tanpa menginjak duri tersebut.
Menurut Imam Ahmad rohimahullohuta’ala
Takut kepada Allah dan senantiasa siap kepada kehidupan akhirat, dan mengamalkan Alqur’an dan Assunnah.
Menurut Tolaq bin Habib
Apabila terjadi fitnah (harta, wanita, anak) maka lindungilah ia dengan Taqwa, maka taqwa ini ialah: mengamalkan perintah Allah diatas cahaya Allah dengan mengharap ridho / pahala / syurga Allah, dan menjauhi larangan Allah diatas cahaya Allah dengan takut akan murka / adzab / neraka Allah.
Azas atau hakikat Taqwa
Menjalankan Perintah Allah itu adalah untuk mengharap ridho Allah dan menjauhi larangan Allah itu untuk menghindari (takut) Adzab Allah.
Tingkatan Taqwa
Ada tiga tingkatan taqwa yang dimiliki manusia, diantaranya adalah:
1.
Dengan taqwa ini menyebabkan seseorang tidak kekal
dineraka.
Boleh jadi sebelum dimasukkan ke syurga Allah
terlebih dulu dimasukkan ke neraka atas dosa dan kesalahan yang telah
dilakukannya. Yakni yang dalam hatinya ada iman walaupun sebesar zarrah namun
tidak melakukan dosa syirik.
2.
Dengan taqwa ini menyebabkan seseorang selamat dari
jilatan api neraka.
Yaitu seseorang yang timbangan amal kebaikannya
lebih berat dari timbangan keburukannya. Dia melaksanakan semua kewajiban dan
meninggalkan yang haram. Juga meninggalkan dosa-dosa besar. Masih melakukan
yang makruh, dan tidak atau jarang melakukan hal-hal yang disunnahkan.
3.
Dengan taqwa ini seseorang dijamin masuk Syurga,
aamiin..
Yaitu seseorang yang senantiasa selain
melaksanakan semua kewajiban dan yang sunnah meninggalakan yang haram,
meningalkan dosa besar, dosa kecil, yang makruh dan yang subhat. Dan seseorang
yang diterima Allah taubatnya.
Semoga Allah SWT selalu membimbing kita pada jalan
yang lurus dan benar. Aamin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar