
﴿ فَٱذۡكُرُونِيٓ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِي وَلَا تَكۡفُرُونِ ١٥٢ ﴾ [البقرة: ١٥٢]
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku
niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah
kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (Q.S. Al Baqarah:
152 ) .
Allah taala berfirman:
﴿ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَطۡمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ
ٱللَّهِ تَطۡمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ ٢٨ ﴾ [الرعد: ٢٨]
(yaitu)
orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat
Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q.S. Ar Ra'ad : 28 ) .
Allah taala berfirman:
﴿ ........... وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرٗا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغۡفِرَةٗ
وَأَجۡرًا عَظِيمٗا ٣٥ ﴾ [الاحزاب : ٣٥]
laki-laki dan perempuan yang
banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan
pahala yang besar.
(Q.S. Al Ahzab: 35 ) .
عن أبي هريرة
رضي الله عنه عن رَسُول اللَّهِ r أنه قال : (( قال اللَّه -عَزَّ وَجَلَ-:
أنا عند ظن عبدي بي، وأنا معه إذا ذكرني؛ فإن ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي، وإن
ذكرني في ملأ ذكرته في ملأ خير منهم ، إذا تقرب إلي شبرا تقربت إليه ذراعا ، وإذا
تقرب إلي ذراعا تقربت إليه باعا، وإذا أتاني يمشي أتيته هرولة )) مُتَّفَقٌ
عَلَيهِ.
Dari Abu Huraira radhiyallahu `anhu,
dari Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam, bahwa ia bersabda: " Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman: “Allah Ta’ala berfirman: “Aku memberi
hamba-Ku balasan sesuai dengan dugaannya terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya
bila dia berzikir kepada-Ku, jika ia berzikir kepada-Ku di saat sendiri, maka
Aku menyebutnya sendiri, dan jika ia
berzikir kepada-Ku di khalayak ramai maka Aku menyebutnya di khalayak ramai
yang lebih baik daripada mereka, Bila ia mendekatkan diri kepada-Ku sejengkal,
aku akan mendekatinya sehasta, dan apabila ia mendekatkan diri kepada-Ku
sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa, dan apabila ia mendatangi-Ku dengan berjalan
Aku mendatanginya dengan berlari.” Muttafaq ’alaih. [1]
وعن أبي موسى
الأشعري رضي الله عنه عن النبي r قال: ( مثل الذي يذكر ربه والذي لا يذكره؛
مثل الحي والميت ) رَوَاهُ البُخَارِيُّ.
Dari
Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu `anhu., dari Nabi shallallahu `alaihi
wasallam, ia bersabda : “Perumpamaan
orang yang berzikir kepada Rabbnya dan orang yang tidak berzikir seperti orang
yang hidup dan mayit”. HR. Bukhari. [2]
·
Fadhilah
Majlis Zikir:
عن الأغر أبي
مسلم أنه قال: أشهد على أبي هريرة وأبي سعيد الخدري رضي الله عنهما أنهما شهدا على
النبي r أنه قال: ( لا يقعد قوم يذكرون اللَّه إلا
حفتهم الملائكة، وغشيتهم الرحمة، ونزلت عليهم السكينة، وذكرهم اللَّه فيمن عنده )
رَوَاهُ مُسلِمٌ.
Dari
Al Aghar Abu Muslim bahwa ia bersaksi atas Abu Huraira dan dari Abu Sa'id Al
Khudri radhiyallahu `anhuma bahwa keduanya bersaksi atas rasulullah shallallahu
`alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: “Tidak
suatu kaum duduk lalu berzikir kepada Allah melainkan para malaikat mengitari
mereka dan rahmat meliputi mereka dan ketenangan turun di tengah mereka, dan
Allah menyebut mereka dihadapan mahluk yang ada di sisi-Nya”. HR. Muslim. [3]
·
Wajib
zikrullah dan shalawat Nabi shallallahu `alaihi wasallam dalam setiap majlis:
Allah taala
berfirman:
﴿ وَٱذۡكُرِ ٱسۡمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلۡ إِلَيۡهِ تَبۡتِيلٗا ٨ ﴾ [المزمل: ٨]
Sebutlah nama
Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Q.S. Al Muzammil : 8 ) .
عنه أبي هريرة
رضي الله عنه أن النبي r قال: ( ما جلس قوم مجلساً لم يذكروا اللَّه
تعالى فيه، ولم يصلوا على نبيهم فيه؛ إلا كان عليهم ترة؛ فإن شاء عذبهم، وإن شاء
غفر لهم ) رَوَاهُ أحمد والتِّرمِذِيُّ.
Dari
Abu Huraira radhiyallahu `anhu bahwa Nabi shallallahu `alaihi wasallam, ia
bersabda : “Setiap kaum yang duduk di sebuah majelis, mereka tidak berzikir
kepada Allah dalam majelis tersebut dan tidak bershalawat kepada nabi melainkan
mereka bernilai kurang, jika Allah mau Ia mengazab mereka, dan jika Allah mau
Ia mengampuni mereka”. HR. Ahmad dan Tarmizi. [4]
عن أبي هريرة
رضي الله عنه أن النبي r: ( ما من قوم يقومون من مجلس؛ ولا يذكرون
اللَّه تعالى فيه؛ إلا قاموا عن مثل جيفة حمار، وكان لهم حسرة ) رَوَاهُ أبُو
دَاوُدَ
Dari
Abu Huraira radhiyallahu `anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu `alaihi
wasallam bersabda: “Setiap suatu kaum
yang berdiri dari sebuah majelis dan mereka tidak berzikir kepada Allah dalam
majelis tersebut melainkan mereka berdiri seperti dari bangkai keledai dan
mereka akan menyesal”. HR. Abu Daud dan Tarmizi. [5]
· Fadhilah selalu berzikir kepada
Allah:
Allah taala berfirman:
﴿ إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ
لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٠ ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا
وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا
مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ١٩١ ﴾ [ال عمران: ١٩٠، ١٩١]
Sesungguhnya dalam penciptaan
langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda
bagi orang-orang yang berakal, (yaitu)
orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan
berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya
berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia,
Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (Q.S. Ali Imran: 190-191 ).
Allah taala
berfirman:
﴿ فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَٱبۡتَغُواْ مِن
فَضۡلِ ٱللَّهِ وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرٗا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ١٠ ﴾ [الجمعة: ١٠]
Apabila telah ditunaikan shalat,
maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah
Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
(Q.S. Al Jumu'ah: 10 )
عن عبد اللَّه
بن بسر رضي الله عنه أن رجلاً قال: يا رَسُول اللَّهِ إن شرائع الإسلام قد كثرت
عليّ فأخبرني بشيء أتشبث به؟. قال: ( لا يزال لسانك رطباً من ذكر اللَّه ) رَوَاهُ
التِّرمِذِيُّ وابن ماجه.
Dari
Abdullah bin Busr radhiyallahu `anhu, bahwa seorang lelaki berkata: “Wahai
Rasulullah, sesungguhnya syariat islam sangat banyak, beritahu aku satu yang
bisa kupegang”, ia bersabda: “Hendaklah
lidahmu selalu basah dengan zikrullah”. HR. Tarmizi dan Ibnu Majah. [6]
عن أبي الدرداء
رضي الله عنه قال : قال رَسُول اللَّهِ r : ( ألا أنبئكم بخير أعمالكم، وأزكاها عند
مليككم، وأرفعها في درجاتكم، وخير لكم من إنفاق الذهب والفضة، وخير لكم من أن
تلقوا عدوكم فتضربوا أعناقهم ويضربوا أعناقكم؟! قالوا: بلى، قال: ( ذكر الله تعالى
). رواه التِّرمِذِيُّ وابن ماجه.
Dari Abu Darda radhiyallahu `anhu, ia
berkata: “Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda: “Maukah aku beri kabar kalian
dengan amalan kalian yang terbaik, paling suci di sisi penguasa kalian, paling
meninggikan derajat kalian, lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas
dan perak, lebih baik bagii kalian daripada kalian bertemu musuh kalian (kafir)
lalu kalian menebas leher mereka dan merekapun menebas leher kalian?”, para
sahabat berkata : “Tentu”, ia bersabda :
“Berzikir kepada Allah Ta’ala”. HR. Tarmizi dan Ibnu Majah. [7]
عن عائشة رضي
الله عنها قالت: كان رَسُول اللَّهِ r يذكر اللَّه على كل أحيانه. رَوَاهُ
مُسلِمٌ.
Dari `Aisyah radhiyallahu `anha, ia
berkata : “Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam selalu berzikir kepada Allah Ta’ala dalam
segala keadaan”. HR. Muslim. [8]
[1] . muttafaq alaih diriwayatkan
oleh Bukhari no hadist : 7405 dan Muslim no hadist : 2675.
[2] . diriwayatkan oleh
Bukhari no hadist : 6407.
[3] . diriwayatkan oleh
Muslim no hadist : 2700.
[4] . Hadist shahih
diriwayatkan oleh Ahmad no hadist : 9580 dan Tirmizi no hadist : 3380.
[5] . Hadist shahih
diriwayatkan oleh Abu Daud no hadist : 4855 dan Tirmizi no hadist : 3380.
[6] . Hadist shahih
diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist : 3375 dan Ibnu Majah no hadist : 3793.
[7] . Hadist shahih
diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist : 3377 dan Ibnu Majah no hadist : 3790.
[8] . diriwayatkan oleh Muslim
no hadist : 373.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar